Jadwal Heregistrasi Semester Februari – Juli 2015

klik disini

Hambatan Implementasi E-Government Dalam Pelayanan (Studi Kasus Penerapan Program SIAKAD DI STAIN Ponorogo)

NUR RAHMAWATI HAMIDAH.  S241008016. 2014. Hambatan Implementasi E-Government Dalam Pelayanan (Studi Kasus Penerapan Program SIAKAD DI STAIN Ponorogo). TESIS. Pembimbing I: Dr. Widodo Muktiyo, M.Com. Pembimbing II: Drs. Wahyu Nurharjadmo, M.Si. Program Studi Magister Administrasi Publik. Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang menghambat Implementasi E-Government Dalam Pelayanan khususnya dalam penerapan Program SIAKAD Di STAIN Ponorogo. Secara deskriptif akan disajikan bagaimana  e-Government  yang menjadi kebijakan nasional sejak dikeluarkan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 diterapkan di STAIN Ponorogo khususnya dalam program SIAKAD, untuk mengungkap faktor-faktor  yang menjadi penghambat dengan menggunakan teori dari model- model implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh pakar studi implementasi kebijakan, diantaranya diadopsi dari model Edwards dan Van Horn Van Meter.

Penelitian ini menggunakan pendekatan  kualitatif dengan desain studi kasus. Pendekatan ini dipilih karena dalam pendekatan kualitatif gejala-gejala, informasi-informasi atau keterangan-keterangan dari hasil pengamatan selama berlangsungnya proses penelitian. Data dalam penelitian ini dikelompokkan kedalam dua hal yaitu data primer dan data sekunder. Sumber data primer yang menjadi acuan dalam penelitian ini adalah informan yang berkompeten, diantaranya adalah Wakil Ketua bid. Akademik dan Pengembangan Lembaga, Kasubag Akademik, kemahasiswaan dan Alumni, Kepala Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data, beberapa dosen, mahasiswa serta beberapa unit yang terlibat dengan program SIAKAD. Sedang untuk data sekunder, sebagai sumber data dalam penelitian ini, berupa arsip, laporan, peraturan, seperti tentang Buku Petunjuk Teknis Kegiatan, tugas pokok dan fungsi pegawai daftar personalia dan sebagainya. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, display data dan verifikasi data.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Implementasi E-Government dalam Pelayanan khususnya pada Penerapan Program SIAKAD di STAIN Ponorogo dalam pelaksanaannya belum bisa berjalan seperti yang diharapkan. Berbagai hambatan ditemukan dalam pelaksanaan program SIAKAD tersebut mulai dari kurangnya komunikasi antar pelaksana, keterbatasan sumber daya yang dimiliki dan digunakan hingga kurangnya dukungan dari struktur birokrasi yang ada

Saran dalam implementasi program SIAKAD ini, Perlu dilakukan sosialisasi tentang diterapkannya  program SIAKAD, baik dengan cara tatap muka secara langsung, maupun dengan berbagai media yang ada di kampus, adanya penambahan pegawai dengan kompetensi penguasaan IT dan juga penambahan server dan kapasitas bandwith yang didukung dengan keberpihakan anggaran yang memadai , serta segera dilakukan langkah-langkah kongkrit dari sisi birokrasinya terutama dalam rangka memperkuat proses implementasi program SIAKAD melalui penyiapan SOP, Surat-surat Keputusan, serta dokumen-dokumen administratif lain  yang diperlukan.

Kata kunci : Implementasi, e-government, pelayanan, SIAKAD

NUR RAHMAWATI HAMIDAH.  S241008016. 2014. Hambatan Implementasi E-Government Dalam Pelayanan (Studi Kasus Penerapan Program SIAKAD DI STAIN Ponorogo). TESIS. Pembimbing I: Dr. Widodo Muktiyo, M.Com. Pembimbing II: Drs. Wahyu Nurharjadmo, M.Si. Program Studi Magister Administrasi Publik. Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.

ABSTRACT

               This study aimed to analyze the factors that hinder the implementation of E-Government in the application of SIAKAD program in STAIN Ponorogo. the research descriptively present how e-government since nationally issued with Presidential Decree No. 3 of 2003 is applied in STAIN Ponorogo especially in SIAKAD program. And also to uncover constrain of the application, by using theoretical models of policy implementation proposed by experts in policy implementation, adopted from model of Edwards and Van Horn Van Meter .

               This study used a qualitative approach with case study design. The data in this study were grouped into primary data and secondary data. The primary data source is the reference in this study is competent informants, including the Vice-Chairman of the Academic and Development Institute, Head of Academic affairs, student and alumni, Head of Unit Information Technology and Data Base, lecturers, students, and some units involved in the SIAKAD program. As secondary data are archives, reports, regulations, such as the handbook of Technical activities, duties and functions of employee personnel list. Data analysis was performed through data reduction , data display and data verification.

               Based on the results of this study, it was concluded that the implementation of E-Government of SIAKAD program in STAIN Ponorogo couldn’t run as expected. Various obstacles found in the implementation of the SIAKAD program. The obstacles are lack of communication between the executive, the limited owned resources, and  lack of support from the existing bureaucratic structures.

               Suggestions for the implementation of the SIAKAD program are 1) doing  socialization on the implementation of SIAKAD program to the employee, directly or using variety of media, 2) the addition of employees with IT competence and 3) also the addition of servers and bandwidth capacity, 4) funding support, 5) concrete steps in order to strengthen the process of the program implementation including the preparation of SOP, letters of decision, as well as other required administrative documents.

Key Word : Implementation, e-government, service, SIAKAD

Kalender Akademik tahun 2014-2015

download disini

Pengumuman Kuliah Perdana

informasi selengkapnya klik disini

nilai mata kuliah Metode Penelitian Administrasi (Drs. Y. Slamet, M.Sc., Ph.D)

download disini

nilai mata kuliah Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Sektor Informal (Drs. Y. Slamet, M.Sc., Ph.D)

download disini

nilai mata kuliah Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Sektor Informal (Dr. Argyo Demartoto, M.Si)

download disini

nilai mata kuliah Isu dan Formulasi Kebijakan Publik (Drs. Sudarmo, M.A., Ph.D)

download disini

Collaborative Governance dalam Penyediaan Beasiswa Pendidikan bagi Mahasiswa Muslim Thailand Selatan di Universitas Muhammadiyah Surakarta

ABSTRAK

Muhama Lohmi. S241208016. 2014. Collaborative Governance dalam Penyediaan Beasiswa Pendidikan bagi Mahasiswa Muslim Thailand Selatan di Universitas Muhammadiyah Surakarta. THESIS. Pembimbing I: Drs. Sudarmo, M.A., Ph.D Pembimbing II: Dr. Didik G. Suharto, S.Sos. ,M.Si Program Studi Magister Administrasi Publik, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana Proses pelaksanaan collaborative Governance dalam Penyediaan baesiswa pendidikan bagi Mahasiswa muslim Thailand selatan di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Bagaimana Peran masing-masing stakeholder dalam proses pelaksanaan collabolative Governance dalam Penyediaan Beasiswa Pendidikan bagi Mahasiswa Muslim Thailand Selatan di UniversitasMuhammadiyah Surakarta (UMS).

Jenis Penelitian adalah deskriptif kualitatif, sampel ditentukan melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi langsung, dan telaah dokumen. Validitas melalui triangulasi data dan sumber, dan data dianalisis melalui analisis interaktif.

Hasil penelitian ini menemukan bahwa sudah ada kolaborasi diantara para stakeholder, yaitu SBPAC, UMS dan Mahasiswa muslim Thailand selatan di UMS. Kolaborasi yang telah dilaksanakan meliputi :1) UMS telah menetukan Penyediaan beasiswa pendidikan bagi mahasiswa muslim Thailand selatan, 2) SBPAC komunikasi dan koordinasikan telah dilakukan Pendaftran dengan Proses tertentu, 3) Ada sepakatan Memorandum Of Understanding (MOU)  mengenai beasiswa pendidkan bagi Mahasiswa muslim Thailand selatan di UMS 4) Ada Pemahaman dalam tepat mengatasi masalah bersama mengenai proses pelaksanaan beasiswa pendidikan bagi mahasiswa muslim thailand selatan di UMS.

 Kata Kunci : Collaborative Governance, UMS, SBPAC

ABSTRACT

Muhama Lohmi. S241208016. 2014. Collaborative Governance In The Provision Of Education Scholarships For Muslim Students In Southern Thailand At University Of Muhammadiyah Surakarta. THESIS. Supervisor I: Drs. Sudarmo, M.A., Ph.D II: Dr. Didik G. Suharto, S.Sos., M.Si Post-graduate program of Public Administration, University Of Sebelas Maret

This study aims to determine how the implementation process of collaborative governance in the provision of educational scholarships for Muslim students in southern Thailand University of Muhammadiyah Surakarta and How The role of each stakeholder in the implementation process collabolative Provision Governance in the Muslim Student Scholarship for South Thailand in University of Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Type is descriptive qualitative study, the sample is determined by purposive sampling. Data collected through interviews, direct observation, and document review. Validity through the triangulation of data and sources, and the data were analyzed through interactive analysis.

The results of this study found that there was collaboration among stakeholders, namely SBPAC, UMS and southern Thailand Muslim Students at UMS. Collaboration that have been implemented include: 1) determine provision UMS have scholarships for students of Muslim southern Thailand, 2) SBPAC communication and coordinate the registration has been done with a particular process, 3) There is disagreement Memorandum Of Understanding (MOU) on education scholarships for Thai Muslim Students south in UMS 4) There is a proper understanding in solving common problems regarding the implementation process of education scholarships for Muslim students in UMS southern thailand.

Keywords: Collaborative Governance, UMS, SBPAC

Surat Pemberitahuan Masa Studi angkatan 2008

download disini